Malang (MI Manarul Islam) – Jam menunjukkan pukul 7 pagi. Tidak seperti hari biasanya dalam satu tahun terakhir ini, halaman MI Manarul Islam ramai dengan para santri dan pengantarnya. Ya, hari ini adalah hari pertama dilaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka. Setelah setahun lebih para santri belajar di rumah, hari ini mereka kembali ke sekolah untuk belajar lagi bersama guru dan teman-temannya.

Para guru menyambut mereka di pintu masuk MI Manarul Islam. Tak lupa pengukuran suhu tubuh menggunakan thermo gun dan penyemprotan hand sanitizer kepada santri. Walaupun para santri sudah masuk sekolah, protokol kesehatan tetap harus dijalankan. Tak henti-hentinya para guru mengingatkan para santri yang masih sering melepas masker untuk selalu mengenakan maskernya. “Assalamu’alaikum, tidak boleh salaman dulu ya,” begitu ujar Kepala MI Manarul Islam, Zainul Mujahid ketika ada santri yang mengulurkan tangannya untuk bersalaman.
KBM dilaksanakan di masjid untuk tahfidz dan di kelas untuk pelajaran reguler. Social distancing tetap dilaksanakan dengan mengatur jarak antar santri ketika di kelas. Selain itu, jumlah santri yang masuk dibatasi sebanyak 50%, bergantian di setiap pekannya. Untuk mencegah kerumunan, istirahat di sela pembelajaran ditiadakan. Apalagi di bulan Ramadhan ini santri tidak perlu membeli makan atau minum di kantin.
KBM berlangsung hingga pukul 10.30. Setelah KBM, santri diminta untuk segera pulang dan tidak berkerumun di area masjid dan sekolah. Wali kelas juga mengabarkan kepada orang tua santri untuk segera menjemput mereka (yna).

