Masih Belajar di Rumah, MI MANARUL ISLAM Laksanakan PAT Secara ONLINE

Malang (MI Manarul Islam) – Wabah corona masih berlanjut. Hal ini menyebabkan kegiatan belajar mengajar masih berlangsung di rumah masing-masing. Namun hal ini tidak menyurutkan semangat santri MI Manarul Islam dalam menuntut ilmu. Sejak hari ini (2/6), para santri MI Manarul Islam menjalankan Penilaian Akhir Tahun (PAT). Ada yang berbeda di PAT tahun ini, yaitu yang biasanya dilaksanakan di kelas masing-masing berpindah ke rumah masing-masing menggunakan sistem online.

Para guru mempersiapkan PAT online ini sejak dua bulan yang lalu, bahkan sebelum ini PAT sempat direncanakan seperti biasanya, yaitu mengerjakan di sekolah. “Jadi kami persiapan selama dua bulan setengah. Itu dari yang sebelumnya print out terus dipindahkan ke online,” ujar Rusdiana Murtiningrum, wali kelas 3B sekaligus ketua panitia PAT tahun ini. Rusdiana juga mengatakan bahwa di semester ini, para guru membuat soal sendiri, mulai dari merancang soal, membuat kisi-kisi, hingga menjadi soal. “Karena di semester ini kita tidak ada KKG jadi kita bikin soal sendiri,” tambah Rusdiana.

PAT online tahun ini merupakan hal baru bagi para santri maupun guru, baik wali kelas maupun guru mata pelajaran (mapel). Ketika ada suatu sistem yang baru, maka akan ada kendala baru yang pastinya ditemui. “Dari kitanya sendiri belum familiar dengan model pengerjaan soal seperti ini. Kemudian kendala lain yaitu merubah yang awalnya sudah hard copy lalu dipindah ke online setelah itu diupload ke web madrasah,” kata Rusdiana. Selain kendala yang dihadapi para guru, ada beberapa kemungkinan yang sudah terpikirkan oleh panitia jika para santri mengalami kendala teknis seperti masalah pada gawai yang digunakan. Rusdiana menjelaskan bahwa panitia sudah menghimbau wali santri untuk mempersiapkan peralatan yang digunakan untuk PAT online, seperti laptop maupun smartphone. “Kalau terkendala masalah kuota kami sudah menghimbau agar sebelumnya disediakan kuota yang mencukupi untuk membuka google form. Lalu jika permasalahannya listrik padam begitu, kita tunda hingga pekan depan. Jadi seperti ujian susulan. Setelah ini selesai baru dia mengerjakan,” kata Rusdiana. Ia juga menjelaskan bahwa google form telah diatur sedemikian rupa sehingga tidak bisa dikerjakan lebih dari sekali.

PAT online ini adalah syarat bagi santri MI Manarul Islam agar bisa naik kelas. “Karena dengan adanya wabah Covid-19 ini kami ingin santri dapat mengerjakan dengan nyaman di rumah tanpa ada kendala,” kata Rusdiana. Bagi guru, ini merupakan pengalaman baru di mana penggunaan sistem online dimulai pada kelas atas, yaitu kelas 4, 5, dan 6. Sedangkan di MI Manarul Islam yang belum memiliki kelas atas hal ini sudah dapat terlaksana dengan baik (yna).