Malang (MI MANARUL ISLAM) – Sebanyak tujuh guru dan tenaga kependidikan MI Manarul Islam hadir dalam acara Pembagian SK Tetap Guru dan Tenaga Kependidikan Yayasan Amal Sholeh Malang (YASMA) hari ini (1/3). Turut hadir dalam acara ini Ketua Pembina YASMA, Ketua Umum YASMA, dan Kepala MI Manarul Islam.
Tepat setelah melaksanakan ibadah sholat dzuhur berjamaah di Masjid Manarul Islam, acara dibuka oleh Zainul Mujahid selaku Kepala MI Manarul Islam dan dilanjutkan sambutan dari Ketua Umum YASMA, Dwi Agus Sudjimat. Dalam sambutannya, Agus menyampaikan bahwa pembagian SK ini dalam rangka peningkatan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan. “SK ini tidak akan berubah selamanya kecuali ada penambahan tugas tambahan yang diberikan oleh Kepada Madrasah. Pengangkatan ini dimaksudkan juga mendapatkan hak tunjangan pensiun,” kata pria yang akrab disapa Ustadz Agus ini. Pertimbangan lain dalam penyerahan SK adalah sistem yang diberlakukan Kementerian Agama bahwa yang akan mendapatkan NUPTK adalah guru dengan SK tetap. “Kami sudah mengevaluasi secara menyeluruh dan komprehensif dalam pembuatan SK karena madrasah akan semakin besar, persaingan akan semakin ketat,” imbuh Agus. Sebagai penutup, ia mengucapkan selamat atas penerimaan SK dan berharap agar para guru meningkatkan komitmen, kerjasama yang baik, meningkatkan kompetensi, dan selalu mengharap berkah dari Allah dalam bekerja. Selanjutnya SK dibagikan kepada guru yang bersangkutan.
Acara dilanjutkan dengan pengarahan singkat yang disampaikan oleh Ketua Pembina YASMA, Arifin. Dalam pengarahannya, Arifin menyampaikan bahwa guru adalah garda terdepan dalam proses pendidikan, terutama di madrasah yang berbingkai spiritual Islam. “Saya berharap para guru dapat membangun kualitas kompetensi kepribadian, sosial, dan pedagogik untuk menjadi guru yang hebat,” ujar Arifin. Ia juga berpesan agar guru yang menerima SK Tetap tidak mengkotakkan diri dan bersikap eksklusif terhadap guru lain. “Jadilah teladan di hadapan teman-teman guru yang lain, tingkatkan kebersamaan, dan jadikan peristiwa ini sebagai momentum history dalam kehidupan anda,” tambah Arifin.
Kepala MI Manarul Islam berpesan sembari menutup acara di siang ini dengan memotivasi para guru agar lebih bersemangat dalam berkarya. “Tetap kompak, bekerjasama, karena teman-teman kita yang tidak hadir di sini saat ini juga tinggal menunggu waktu untuk menjadi guru tetap seperti anda semua,” ujar Zainul. Acara ditutup oleh Kepala Madrasah dengan doa kaffaratul majlis dan dilanjutkan rapat terbatas yang diikuti oleh Ketua Pembina YASMA, Ketua Umum YASMA, dan Kepala MI Manarul Islam (yna).



